Drone Jadi Alarm Cuaca Panas di Korea Selatan, Solusi atau Sekadar Formalitas?

Drone dengan pengeras suara terbang di atas lahan pertanian di Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Selatan, untuk memperingatkan bahaya cuaca panas ekstrem kepada para petani. (Foto: RSS)

GYEONGSANG UTARA – Pemerintah Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Selatan, mengerahkan drone pengeras suara untuk memperingatkan petani lansia agar segera berteduh saat cuaca panas ekstrem melanda wilayah tersebut guna menekan risiko kematian akibat sengatan suhu.

Pemanfaatan teknologi ini menunjukkan upaya preventif pemerintah setempat dalam melindungi sektor agraris yang kini didominasi oleh kelompok masyarakat lanjut usia di tengah perubahan iklim yang kian ganas.

Namun, kebijakan ini menuai kritik karena dianggap hanya sebagai solusi tambal sulam yang tidak menyentuh akar permasalahan mengenai perlindungan jangka panjang bagi pekerja lapangan dari ancaman alam yang mematikan.

Ketergantungan pada pengawasan udara ini mengonfirmasi betapa rentannya kedaulatan pangan dan keselamatan warga saat dihadapkan pada krisis iklim global yang gagal diantisipasi secara sistemik oleh pemangku kebijakan.