SEMARANG – Presiden Prabowo Subianto menjajal Kereta Api (KA) Nusantara Explorer dari Stasiun Semarang Tawang menuju Batang pada Jumat lalu sembari melontarkan kelakar santai kepada awak media yang ikut serta dalam uji coba tersebut.
Momen yang dibalut suasana akrab ini memperlihatkan sisi humoris Presiden di tengah fasilitas mewah kereta yang diklaim sebagai representasi kemajuan infrastruktur nasional.
Namun, di balik tawa dan kemewahan gerbong tersebut, muncul kritik mengenai sejauh mana perjalanan seremonial ini memberikan dampak nyata bagi perbaikan transportasi publik kelas ekonomi yang masih carut-marut.
Upaya membangun citra populis melalui kelakar dengan wartawan dinilai berisiko mengaburkan fokus pemerintah pada urgensi pembenahan layanan transportasi massal bagi rakyat kecil.
Publik menanti apakah gaya diplomasi santai di atas kereta mewah ini akan bermuara pada kebijakan konkret atau hanya sekadar menjadi panggung pencitraan di awal masa jabatan.




