Iran Ancam Balasan Dahsyat Jika AS Serang Infrastruktur: Selat Hormuz Siaga

Ketua Parlemen Iran memperingatkan konsekuensi fatal bagi Amerika Serikat jika berani menyerang infrastruktur nasional mereka. (Foto: RSS)

TEHRAN – Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, melayangkan ancaman balasan dahsyat di Tehran pada hari ini jika Amerika Serikat nekat mengebom infrastruktur vital negara tersebut sebagai bentuk provokasi militer.

Ghalibaf menegaskan bahwa situasi di Selat Hormuz tidak akan pernah sama seperti sebelum perang, yang menandakan potensi blokade jalur energi paling strategis di dunia jika agresi benar-benar terjadi.

Retorika agresif ini menunjukkan betapa rapuhnya perdamaian internasional ketika ancaman militer digunakan sebagai alat tawar-menawar utama, sekaligus mencerminkan kegagalan total diplomasi dalam meredam konflik kawasan.

Mempertaruhkan stabilitas jalur perdagangan global demi ego kekuasaan hanya akan memperburuk krisis ekonomi dunia dan mengabaikan keselamatan warga sipil di tengah pusaran konflik yang kian tidak terkendali.