MALANG – Arema FC resmi melengkapi kuota 11 pemain asingnya di Malang untuk mengarungi kompetisi musim ini dengan komposisi yang sangat timpang secara geografis demi mengejar target prestasi.
Manajemen Singo Edan mendatangkan 10 pemain asal Brasil dan hanya menyisakan satu slot untuk pemain asal Kolombia, sebuah langkah transfer yang memicu tanda tanya besar mengenai keragaman strategi pemanduan bakat klub.
Dominasi mutlak “Negeri Samba” yang mencapai lebih dari 90 persen kuota asing ini menunjukkan ketergantungan yang sangat berlebihan pada satu kiblat sepak bola tanpa mempertimbangkan variasi gaya bermain dari benua atau negara lain.
Kebijakan yang terkesan monoton ini berisiko menciptakan eksklusivitas kelompok di ruang ganti serta berpotensi menghambat adaptasi taktik tim jika skema permainan ala Brasil tersebut berhasil diredam oleh lawan di lapangan.





