JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi bencana paling dominan yang mengepung berbagai wilayah Indonesia pada akhir pekan ini di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Tragedi lingkungan yang terus berulang ini merefleksikan betapa lemahnya komitmen pencegahan jangka panjang serta ketidakefektifan penegakan hukum terhadap perusakan lahan di tanah air.
Ironisnya, di saat karhutla berkecamuk hebat, sejumlah daerah lain justru dihantam banjir, tanah longsor, dan kekeringan ekstrem yang semakin mempertegas carut-marutnya manajemen krisis iklim nasional.
Kondisi darurat ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah agar tidak hanya terjebak dalam rutinitas pendataan bencana, melainkan segera melakukan aksi nyata untuk mengatasi akar permasalahan ekologis yang kian mengkhawatirkan.





