Analisis Transformasi Maroko di Bawah Mohamed Ouahbi: Agresivitas yang Berisiko?

Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, saat menerapkan skema menyerang baru pada sesi latihan tim nasional. (Foto: RSS)

SAMARINDA – Tim nasional sepak bola Maroko di bawah asuhan pelatih Mohamed Ouahbi menunjukkan transformasi gaya bermain yang jauh lebih agresif dengan mengandalkan dominasi penguasaan bola sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Langkah radikal Ouahbi dalam menggeser filosofi bertahan menjadi menyerang ini menuai sorotan tajam, terutama setelah keberhasilan mereka menahan imbang tim raksasa Brasil dengan skor satu-sama.

Namun, transisi gaya main yang terlalu terbuka ini menyisakan lubang besar pada sistem pertahanan yang sebelumnya menjadi kekuatan utama Maroko di edisi-edisi turnamen sebelumnya.

Ambisi penguasaan bola yang konsisten tersebut berisiko menjadi bumerang fatal jika Ouahbi gagal menjaga keseimbangan antara intensitas serangan dan kedisiplinan transisi saat menghadapi lawan dengan serangan balik cepat.