JAKARTA – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Sekolah Rakyat di wilayah ibu kota guna merealisasikan gagasan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menjamin akses pendidikan berkualitas bagi keluarga prasejahtera.
Meski diproyeksikan sebagai angin segar bagi warga miskin, langkah ini menuai sorotan kritis terkait bagaimana sinkronisasi anggaran akan dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih dengan program bantuan pendidikan daerah yang sudah ada.
Publik mengkhawatirkan proyek ambisius ini berisiko menjadi manuver politik populis semata apabila pemerintah hanya fokus pada pembangunan fisik tanpa menjamin standarisasi mutu pengajar dan kurikulum yang kompetitif.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini ditantang untuk membuktikan bahwa Sekolah Rakyat mampu menjadi transformasi nyata bagi mobilitas vertikal warga marginal, bukan sekadar fasilitas pendidikan kelas dua yang minim pengawasan.





