SAMARINDA – Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, menegaskan posisi vital UINSI Samarinda terhadap Ibu Kota Nusantara (IKN) saat melakukan kunjungan kerja ke kampus tersebut usai menghadiri konferensi internasional di Samarinda.
Pernyataan ini memang menonjolkan keuntungan geografis kampus, namun sekaligus memberikan beban ekspektasi besar yang belum tentu sejalan dengan kesiapan infrastruktur serta kualitas sumber daya manusia yang ada saat ini.
Klaim mengenai posisi tawar vital bagi negara dinilai berisiko menjadi sekadar retorika birokrasi jika tidak segera dibarengi dengan transformasi kurikulum yang radikal untuk menjawab tantangan nyata di pusat pemerintahan baru.
Pemerintah perlu membuktikan komitmennya melalui dukungan dana riset dan pengembangan fasilitas nyata, agar UINSI tidak hanya berakhir sebagai penonton di tengah pesatnya pembangunan megaproyek IKN tersebut.




