BANGKOK – Wakil Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, mengonfirmasi di Bangkok bahwa sekitar 500 WNI yang menjadi korban sindikat penipuan daring (online scam) saat ini masih tertahan dan dalam proses pemulangan ke Indonesia melalui kemitraan diplomatik kedua negara.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat kerja sama pemberantasan kejahatan lintas negara yang kian meresahkan di kawasan Asia Tenggara.
Namun, angka 500 korban yang cukup fantastis ini menjadi sorotan tajam karena mencerminkan masih lemahnya sistem pengawasan dini dan perlindungan pekerja migran dari jeratan sindikat kriminal internasional.
Tanpa adanya penegakan hukum yang agresif terhadap dalang utama di balik layar, upaya pemulangan ini hanya akan menjadi solusi jangka pendek yang gagal menyentuh akar permasalahan eksploitasi manusia di era digital.




