BOGOR – Sejumlah pengendara mengalami insiden pecah ban akibat delapan titik jalan rusak di sepanjang Tol Jagorawi yang baru mulai diperbaiki secara darurat oleh Jasa Marga Metropolitan Tollroad (JMT) pekan ini.
Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan ini memicu keresahan publik karena membahayakan keselamatan pengguna jalan yang sudah membayar tarif tol namun tidak mendapatkan fasilitas yang layak.
Senior General Manager JMT Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengakui bahwa langkah perbaikan ini baru diambil setelah pihaknya menerima rentetan keluhan terkait kerusakan ban kendaraan yang sangat merugikan konsumen.
Hal ini menunjukkan pola pemeliharaan jalan yang cenderung reaktif dan mengabaikan aspek pencegahan dini, sehingga keamanan berkendara seolah-olah baru menjadi prioritas setelah jatuhnya korban material.





