JAKARTA – PP PBVSI resmi merilis daftar 12 pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya tanpa melibatkan sang bintang utama, Megawati Hangestri Pertiwi, yang memilih fokus bersama klub Korea Selatan Hyundai Hillstate.
Keputusan pelatih kepala Marco Sugiyama untuk mengandalkan mayoritas pilar muda asal Jawa Timur ini memicu kritik mengenai kesiapan mental dan ketajaman lini serang Garuda Pertiwi di level kompetisi tertinggi Asia.
Absennya sosok “Megatron” di posisi opposite meninggalkan lubang besar yang sulit ditambal, sehingga langkah regenerasi yang diusung PBVSI terasa seperti perjudian besar di tengah minimnya jam terbang pemain muda di kancah internasional.
Kini publik menanti apakah strategi berani ini akan melahirkan kekuatan baru atau justru menjadi blunder yang memperpanjang keterpurukan prestasi voli putri Indonesia di panggung kontinental.




