SAMARINDA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan santunan kepada 25 anak yatim dan penyandang disabilitas di Samarinda dalam rangka menyambut momentum HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kegiatan bertajuk Gebyar Kemerdekaan ini melibatkan kolaborasi antara Bidang Bimbingan Masyarakat Islam dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kanwil Kemenag Kaltim sebagai dalih kepedulian sosial di hari kemerdekaan.
Namun, penyaluran bantuan yang hanya menyasar segelintir penerima ini menuai kritik karena dianggap cenderung bersifat seremonial tahunan ketimbang solusi berkelanjutan bagi kesejahteraan kelompok rentan di Kalimantan Timur.
Masyarakat berharap instansi pemerintah tidak hanya terjebak dalam formalitas perayaan, melainkan mampu merumuskan program pemberdayaan disabilitas yang lebih inklusif dan berdampak jangka panjang.





