PAREPARE – PSM Makassar dituntut bekerja ekstra keras saat menjamu Bhayangkara Presisi FC di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Senin (4/5) dalam lanjutan pekan ke-31 BRI Liga 1 di tengah kondisi persiapan tim yang jauh dari kata ideal.
Pelatih caretaker Ahmad Amiruddin secara terbuka mengakui kendala teknis tersebut, namun ia memilih menggantungkan harapan pada suntikan motivasi masif dari suporter sebagai modal utama untuk meredam skema transisi cepat tim tamu.
Ketergantungan pada aspek psikologis ketimbang kematangan taktis ini menjadi perjudian besar bagi skuat Juku Eja yang saat ini berada di bawah tekanan tinggi untuk mengamankan poin penuh di kandang.
Apabila lini pertahanan gagal disiplin menghadapi serangan balik kilat Bhayangkara FC, dukungan suporter di Parepare terancam tidak akan cukup untuk menutupi celah kelemahan koordinasi tim yang kurang matang tersebut.





