Penutupan Pintu GBK Imbas Eksekusi Hotel Sultan, Akses Publik Terganggu

Suasana salah satu akses masuk kawasan GBK yang mulai diperketat penjagaannya seiring rencana eksekusi lahan eks Hotel Sultan di Jakarta. (Foto: RSS)

JAKARTA – Pengelola Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mulai menutup sejumlah akses pintu masuk dan area publik di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, menjelang eksekusi pengosongan lahan eks Hotel Sultan yang kini tengah bersengketa panas.

Langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari penyesuaian operasional untuk mengamankan aset negara, meski kebijakan tersebut secara kritis dinilai menambah beban kerumitan mobilitas masyarakat di jantung ibu kota.

Pembatasan akses mencakup titik-titik krusial yang berbatasan langsung dengan area hotel, sehingga memaksa para pengguna jalan dan pengunjung kawasan olahraga ini untuk mencari rute alternatif yang lebih jauh.

Minimnya detail rincian pintu yang ditutup secara transparan memicu kekhawatiran akan terjadinya kemacetan parah dan kebingungan publik selama proses pembersihan lahan berlangsung.