Menurut sumber, Donald Trump menyatakan bahwa pemimpin Israel dan Lebanon melakukan dialog pada Kamis (16/4), yang diklaim sebagai komunikasi pertama dalam 34 tahun terakhir. Namun, validitas pernyataan ini patut dipertanyakan secara logis karena terdapat kontradiksi langsung di mana pihak “Beirut mengaku tidak mengetahui adanya kontak lanjutan dengan Tel Aviv” sebagaimana dilaporkan sumber.
Latar belakang informasi ini sepenuhnya bersumber dari klaim sepihak Trump mengenai inisiatif pertemuan tersebut. Hingga saat ini, data dari sumber tidak menunjukkan adanya konfirmasi resmi dari pihak Tel Aviv maupun detail teknis mengenai agenda pembicaraan yang dimaksud, selain dari bantahan yang datang dari pihak Lebanon.



