KUPANG – Sebanyak 12 unit gudang milik Perum BULOG di Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami kerusakan serius akibat guncangan gempa bumi, sebagaimana dikonfirmasi oleh Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani baru-baru ini.
Insiden kerusakan fasilitas vital ini menyingkap fakta pahit mengenai rapuhnya standar infrastruktur ketahanan pangan nasional yang berlokasi di wilayah rawan bencana.
Pemerintah tidak boleh sekadar melihat ini sebagai dampak bencana alam biasa, karena rusaknya titik distribusi logistik dapat memicu krisis pangan akut bagi masyarakat yang seharusnya mendapat perlindungan maksimal.
Audit menyeluruh terhadap kelayakan bangunan gudang BULOG di seluruh Indonesia sangat mendesak dilakukan agar fungsi cadangan pangan tidak lumpuh total saat keadaan darurat kembali melanda.





