JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memperingatkan seluruh pemerintah daerah di Jakarta untuk mewaspadai lonjakan inflasi nasional yang merangkak naik ke level 3,19 persen akibat kegagalan stabilisasi harga sejumlah komoditas pangan pokok.
Kenaikan harga yang mencolok pada beras, telur ayam ras, dan daging ayam ras menjadi bukti nyata lemahnya pengawasan distribusi pangan yang secara langsung memukul daya beli masyarakat kelas bawah.
Mendagri menegaskan bahwa tren kenaikan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena mencerminkan kurangnya antisipasi daerah dalam menghadapi fluktuasi pasar yang berulang setiap tahunnya.
Pemerintah daerah kini dituntut melakukan intervensi pasar yang lebih agresif daripada sekadar memantau data, guna mencegah beban ekonomi rakyat semakin mencekik di tengah klaim kondisi ekonomi yang terkendali.




