TEL AVIV – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara resmi mengutuk tindakan sejumlah prajurit militer Israel yang tertangkap kamera merusak patung Yesus di wilayah Lebanon baru-baru ini demi meredam gejolak amarah internasional.
Janji tindakan disiplin tegas yang dilontarkan pihak militer Israel (IDF) ini muncul hanya setelah video perusakan simbol agama tersebut viral dan memicu tekanan diplomatik yang menyudutkan moralitas pasukan di medan perang.
Banyak pihak menilai bahwa sikap kritis Netanyahu ini hanyalah strategi kontrol kerusakan untuk menyelamatkan citra negara di tengah meningkatnya laporan pelanggaran etika oleh personel militer di zona konflik.
Publik kini menanti apakah penegakan hukum militer tersebut benar-benar akan dijalankan secara transparan atau hanya menjadi retorika politik sesaat untuk menenangkan komunitas religius global.



