LONDON – Pelatih Arsenal Mikel Arteta kini tengah menghadapi tekanan besar menyusul performa buruk The Gunners di Liga Inggris yang membuatnya harus memanfaatkan waktu istirahat satu pekan di London demi mencari solusi atas kebuntuan taktik timnya.
Pikiran yang disebut sedang ruwet ini menjadi cermin dari stagnansi permainan Arsenal yang kian mudah terbaca oleh lawan dan minim kreativitas di lini serang.
Jeda sepekan ini seharusnya bukan sekadar waktu berleha-leha, melainkan ujian kritis bagi Arteta untuk membuktikan apakah ia mampu merombak skema kaku yang selama ini ia terapkan sebelum posisi di klasemen semakin merosot.
Publik pun mulai meragukan apakah waktu tujuh hari cukup untuk memperbaiki inkonsistensi mendalam yang membuat ambisi juara Arsenal perlahan mulai memudar di tengah persaingan yang kian sengit.


