OJK Edukasi Pelajar Rote Ndao: Literasi Keuangan atau Sekadar Formalitas?

Petugas OJK saat memberikan edukasi mengenai pentingnya menabung melalui rekening SimPel kepada para pelajar di Kabupaten Rote Ndao, NTT. (Foto: RSS)

ROTE NDAO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar program edukasi keuangan bagi para pelajar di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, sebagai upaya memperluas jangkauan literasi hingga wilayah paling selatan Indonesia pada pekan ini.

Langkah ini bertujuan memperkenalkan dasar-dasar pengelolaan keuangan sejak dini melalui penggunaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) guna meningkatkan angka inklusi nasional.

Namun, inisiatif di wilayah terdepan ini memicu pertanyaan kritis mengenai sejauh mana program edukasi satu arah mampu menyentuh akar permasalahan finansial di daerah yang masih minim infrastruktur perbankan.

OJK menekankan bahwa menabung adalah langkah awal untuk membentengi generasi muda dari risiko jeratan pinjaman ilegal yang kian marak.

Meskipun demikian, keberlanjutan program ini menjadi sorotan karena literasi tanpa akses layanan keuangan yang stabil dan murah di pelosok berisiko hanya menjadi seremoni tanpa dampak nyata.

Pemerintah dan otoritas terkait dituntut tidak hanya memberikan teori dalam ruang kelas, tetapi juga memastikan kehadiran fisik lembaga keuangan yang mudah dijangkau oleh masyarakat Rote Ndao.

Tanpa pengawasan dan pendampingan yang konsisten, pembukaan rekening massal bagi pelajar ini dikhawatirkan hanya akan menjadi angka statistik administratif yang tidak memberikan perubahan signifikan bagi kesejahteraan ekonomi penduduk di perbatasan.

Tanya Disini?
Mr. Fact AI
×
Halo Sahabat! 👋 Mau tau info berita apa hari ini?

💡 Pilih kategori atau tanya langsung soal berita yang lagi viral. Saya akan jelaskan singkat!