Remaja Penembak di Thailand Gemar Nonton Konten Kekerasan, Alarm bagi Dunia Digital

Polisi Thailand melakukan olah TKP di lokasi penembakan yang melibatkan remaja di bawah umur akibat pengaruh konten kekerasan digital. (Foto: RSS)

BANGKOK – Seorang remaja berusia 14 tahun melakukan aksi penembakan maut di sebuah pusat pendidikan di Bangkok, Thailand, setelah diduga kuat terpapar konten kekerasan secara masif melalui media digital.

Tragedi berdarah ini memicu kekhawatiran mendalam karena menunjukkan kegagalan sistemik dalam pengawasan asupan informasi dan lemahnya filter konten terhadap anak di bawah umur.

Polisi setempat kini tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap sejauh mana tontonan brutal tersebut merusak stabilitas emosi pelaku hingga mendorong terciptanya motif pembunuhan.

Otoritas terkait harus segera memperketat regulasi akses informasi digital agar ruang siber tidak terus menjadi ladang penyemaian perilaku destruktif bagi generasi muda di masa depan.