PHOENIX – Partai Republik resmi mencalonkan jajaran loyalis Donald Trump dalam pemilihan primari yang menegangkan di Arizona, Amerika Serikat, pada pekan ini sebagai bentuk pengukuhan dominasi sayap kanan ekstrem yang mengkhawatirkan.
Langkah ini mencerminkan bagaimana pengaruh Trump masih sangat kuat dalam menentukan arah politik di wilayah tersebut dan menyingkirkan akal sehat politik moderat.
Para pemenang nominasi mencakup seorang mantan penendang NFL untuk kursi DPR serta tokoh penyangkal hasil pemilu 2020 untuk jabatan pengawas pemilu tertinggi di negara bagian tersebut.
Pilihan ini dianggap sangat berbahaya karena menempatkan individu yang skeptis terhadap sistem demokrasi di posisi yang seharusnya menjaga integritas suara rakyat.
Dominasi kelompok ini menunjukkan bahwa Partai Republik di Arizona lebih mengutamakan loyalitas buta kepada figur pemimpin daripada prinsip-prinsip keterbukaan dan kebenaran faktual.
Situasi ini memperburuk polarisasi dan mengancam stabilitas jangka panjang sistem pemilihan umum di Amerika Serikat yang kini berada di ujung tanduk.


