PASER – Kepala Bidang Bimas Islam menekankan pentingnya Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-50 Tingkat Kabupaten Paser sebagai investasi peradaban umat saat menutup acara tersebut secara resmi di Kecamatan Long Kali pada Jumat (26/6/2026).
Meskipun diklaim sebagai sarana pembentukan karakter dan penanaman nilai Al-Qur’an, perhelatan rutin tahunan ini seringkali dinilai masih terjebak pada aspek seremonial kompetisi dan pencarian juara semata daripada dampak transformasi sosial yang nyata di tengah masyarakat.
Publik kini menantikan apakah alokasi sumber daya dan kemegahan acara lima hari ini benar-benar mampu melahirkan generasi berakhlak atau hanya sekadar menjadi ajang unjuk bakat teknis qari tanpa adanya perubahan perilaku yang signifikan secara kolektif.
Kesuksesan sejati MTQH Paser sejatinya tidak boleh diukur dari kemeriahan panggung penutupan, melainkan dari sejauh mana nilai moralitas yang dilombakan mampu menjaga persatuan umat dan menekan angka dekadensi moral di masa depan.





