JD Vance Klaim Kemajuan Nuklir Iran, Pengamat Ragukan Komitmen Sepihak

WINA – Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance secara sepihak mengklaim adanya kemajuan besar dalam putaran pertama perundingan nuklir dengan Iran di Wina yang berakhir pada Senin kemarin demi meredam ketegangan di Timur Tengah.

Vance menyatakan bahwa pihak Teheran telah sepakat untuk mengizinkan inspektur nuklir PBB atau IAEA masuk kembali ke negara tersebut guna melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas pengayaan uranium mereka.

Namun, optimisme yang dilemparkan Gedung Putih ini dipandang penuh kecurigaan oleh para pengamat karena hingga saat ini Iran sama sekali belum memberikan komentar resmi yang mengonfirmasi komitmen tersebut.

Tanpa adanya jaminan tertulis dari pihak Teheran, klaim Vance dikhawatirkan hanya menjadi manuver politik kosong yang gagal menyentuh substansi transparansi nuklir yang sebenarnya dituntut dunia internasional.