WASHINGTON D.C. – Anggota Kongres Amerika Serikat Ro Khanna secara terbuka memvalidasi kesaksian seorang wanita yang menuduh kandidat Demokrat Graham Platner telah melakukan perilaku ancaman fisik di Washington D.C. demi menuntut transparansi moral partai.
Langkah Khanna ini menyoroti keretakan internal yang serius dan kegagalan sistemik di tubuh Partai Demokrat dalam menyaring integritas para kandidatnya sebelum maju ke publik.
Ia juga melontarkan peringatan keras agar tim kampanye Platner tidak mencoba melakukan pembungkaman atau menyerang balik pelapor, sebuah taktik kotor yang sering digunakan untuk menutupi skandal perilaku buruk.
Insiden ini semakin memperburuk citra partai dan memicu keraguan publik mengenai komitmen nyata mereka dalam menangani kasus kekerasan serta perlindungan terhadap korban di lingkaran kekuasaan.



