Kritik Festival Sunset di Kebun: Antara Konservasi dan Komersialisasi Alam

JAKARTA – Pengelola Kebun Raya menyelenggarakan Sunset di Kebun Series di Jakarta guna mengenalkan pesan konservasi kepada generasi milenial dan Gen Z melalui rangkaian festival musik berkonsep piknik yang rencananya akan meluas hingga program Jazz di Kebun pada 2026 mendatang.

Langkah ambisius ini memicu pertanyaan kritis mengenai sejauh mana efektivitas edukasi lingkungan dapat benar-benar tersampaikan di tengah hiruk-pikuk hiburan massal yang berisiko mengganggu ketenangan ekosistem asli di area kebun.

Klaim tanggung jawab penjagaan alam dalam festival ini perlu dibuktikan dengan aksi nyata, mengingat penggunaan ruang hijau untuk kerumunan besar sering kali berbenturan dengan prinsip dasar pelestarian tumbuhan langka yang menjadi inti fungsi Kebun Raya.

Publik patut menyoroti apakah label pendekatan konservasi ini hanya sekadar strategi pemasaran untuk menarik massa atau memang komitmen tulus untuk menjaga keberlangsungan hayati di tengah meningkatnya komersialisasi aset negara.