HALMAHERA SELATAN – Sejumlah pemuda di Pulau Obi, Halmahera Selatan, mengikuti program pelatihan bertajuk Mechanic Talent Pool yang diselenggarakan oleh Harita Nickel guna mengatasi ketimpangan akses pekerjaan dan rendahnya keterampilan teknis di wilayah lingkar tambang tersebut.
Meski program ini diklaim sebagai solusi peningkatan kompetensi, inisiatif swasta ini sekaligus menyingkap fakta pahit terkait minimnya fasilitas pendidikan vokasi negara di daerah pelosok.
Ketergantungan masyarakat lokal pada korporasi untuk mendapatkan keahlian dasar menunjukkan adanya celah besar dalam sistem pemberdayaan ekonomi daerah yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Harita Nickel berupaya menyiapkan tenaga kerja siap pakai, namun efektivitas program ini dalam menciptakan kemandirian ekonomi di luar sektor pertambangan masih patut dikritisi.
Tanpa adanya diversifikasi industri yang nyata, para pemuda di Pulau Obi dikhawatirkan akan tetap terjebak dalam ketergantungan pada satu entitas bisnis besar tanpa jaminan keberlanjutan karir jangka panjang di masa depan.





